Aceh Besar-Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Aceh Besar bekerja sama dengan The United Nations Children's Fund – UNICEF, mengelar Sosialisasi sehari dan melibatkan seluruh Kepala SKPK,Intansi Vertikal dan Pimpinan BUMN serta anggota DPRK yang ada di jajaran pemkab setempat yang berlangsung di ruang rapat Kantor Bappeda Aceh Besar di Kota Jantho, Senin (15/8).
Forum yang digelar dan didukung oleh Unicef ini, merupakan program pembangunan sistem data base Kabupaten Aceh Besar kearah yang lebih failed dan akuntabel, seiring tuntutan perkembangan Tekhnologi dizaman globalisasi ini.
Adapun sistem dimaksud ialah Data Info, diamana melalui sistem tersebut nantinya akan mampu menampilkan seluruh data yang dibutuhkan, baik sebagai Georgafi,Taubulasi bahkan data persentasi secara Failid dan dapat diakseskan oleh semua pihak yang membutuhkannya.
Sedagkan data base yang dimiliki Aceh Besar saat hanya sebatas data dalam angka dan belum dapat diakseskan secara lengkap bahkan tingkat kefailitannya masih diragukan.
Oleh sebab itu, program ini sangat dibutuhkan keseriusan semua pimpinan intansi yang bersangkutan, sehingga program terkait dapat ditampilkan dengan failid dan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat dan pembangunan Kabupaten Aceh Besar Kedepan.
Dalam tahap ini pihak Bappeda setempat masih dalam tahap mensosialisasikan kepada seluruh pihak bersangkutan, dengan menampilkan sedikitnya 2500 indikator yang harus dilakukan cross chek kembali akan keberadaannya, Diharapkan tahun depan sistem data base ini sudah dapat dilounchingkan.
Kepala Bappeda AcehBesar , Ir.Zulkifli Rasyid yang dikonfirmasi media ini disela-sela sosialisasi tersebut, mengatakan, ditargetkan tahun depan sudah dapat di lounchingkan, namunZulkifli bertekan realisasi Program terkait tidak diharapkan selesai asal jadi, oleh sebab itu kerja keras semua pihak (intansi Terkait-Read) dan dukungan dana yang cukup sangat diutamakan.
“kerja keras semua pihak dan dukungan dana yang besar sangat berpengaruh bagi sistem informasi ini,”kataZulkifli.
Kecuali itu,lanjut Zulkifli, sistem tersebut merupakan kebutuhan yang sangat fital bagi Kabupaten itu dalam rangkat mengenyot pembangunan kearah yang lebih baik, karena dengan sistem tersebut segala data yang dibutuhkan dengan mudah dapat diakses dan mampu mendeteksi sesuatu dengan jelas.
Menurut dia, selama ini sejumlah data Kabupaten Aceh Besar, masih sebatas data dalam angka, sehingga upaya mendongkrak pembangunan dengan mendatangkan investor luar sangat berpengaruh.

Komentar