Tagihan Rekening Air Melambung , Pelanggan Ancam Laporkan BULD SPAM Tirta Mon Mata Ke Pemda & Dewan Kabupaten Aceh Jaya
Pesan Rakyat –Aceh jaya, Ratusan Masyarakat Pelanggan Air bersih di Kecamatan Krueng Sabee Kabupaten Aceh jaya, sejak siang tadi mengaku resah dan merasa di zhalimi oleh Pihak pengelola Air Bersih di wilayah itu, pasalnya sejumlah jaringan Air bersih yang bersumber dari PDAM setempat di segel pihak BLUD.
Akibat penyegelan tersebut di perkirakan Ratusan warga sekecamatan Krueng Sabee Kabupaten Aceh Jaya, akan mengalami krisis air bersih. Terutama sejumlah pelanggan yang tidak memiliki sumur atau tidak dapat menggunakan air sumur akibat kotor.
Sedangkan Sumber air bersih yang bersumber dari BLUD SPAM Tirta Mon Mata, tidak berfungsi lagi, setelah penyegelan di lakukan oleh pihak BLUD.
Pelanggan dapat menggunakan kembali , apa bila telah melunasi tunggakan tagihan sebagaimana yang di cantumkan dalam surat Peyegelan yang dilayangakan BLUD kepada masing-masing pelanggan .
Surat Penyegelan BLUD SPAM Tirta Mon Mata bernomor 08/10/2011 dengan perihal Penyegelan Sambungan Langganan Air bersih yang di tanda tangani oleh Kepala BLUD SPAMTirta Mon Mata Ir. Syamsul Bahri bertanggal 13/04/2011, di layangkan sejak pagi tadi Rabu 13/04/2011,sekaligus dengan menyegel sejumlah sambungan pelanggan.
Dengan isi Surat, anatar lain ,BLUD memberitahukan kepada pelanggan atas tunggakan, keputusan penyegelan, larangan penggunaan air selama pelanggan belum melakukan pelunasan tunggakan, ancaman bagi pembuka Segel serta tindakan BLUD terhadap pelanggan yang bersangkutan setelah limit waktu yang di berikan untuk pelunasan .
Atas keputusan BLUD itu, ratusan Pelanggan air Bersih di wilayah itu unjuk protes, karena pelanggan mengaku kecewa , dengan keputusan BLUD yang terkesan arogan dan tidak mengedepankan azas musyawarah dan timbang rasa.
“ seharusnya mereka (BLUD) dapat memeberikan peringatan dulu, jangan langsung datang segel ,” protes Azwin salah seorang pelangan Air Bersih di Desa Dayah Baroe Kota Calang Aceh Jaya.
Azwin menilai, pihak BLUD terkesan mencekik pelanggan dan tidak punya itikat memberikan pelayanan yang baik kepada pelanggan, buktinya tangihan dilakukan setelah pemakaian capai limit waktu hingga17 bulan atau setelah jumlah tagihan menumpuk.
“ seharusnya pihak BLUD tidak menumpukkan jumlah tagihan pelanggan, kalau jumlah tagihan telah mencapi jutaan siapa yang tidak mnegeluh,” protes Azwin.
Secara tegas Azwin menambahkan, pihaknya tidak akan membeyar sejumlah tagihan yang di sedorkan pihak BLUD SPAM Tirta Mon Mata, sebelum hal itu diperjelas kepada pelanggan akan dasar keputusan BLUD itu, selain itu Azwin juga mengancam pihaknya akan mengadukan perihal itu ke Pemrintah daerah setempat dalam jangka dekat ini.
“ kami tidak bisa terima begini, dan saya akan laporkan hal ini ke bupati dan Dewan kabupaten Aceh jaya,” demikian ancam Azwin yang di temui wartawan di kediamannya di desa Dayah Baroe Kota Calang Rabu 13/04/2011.
Sementara dari pihak Badan Layanan Umum Daerah sistem Penyediaan Air Bersih (BLUD SPAM) Tirta Mon Mata , hingga berita ini di terbitkan belum mendapat penjelasan terkait sejumlah penyegelan Sambungan pelanggan Air Bersih dan protes masyarakat itu. (**)
Komentar