Pesan Rakyat- Aceh jaya, Bila ranah pendidikan telah di politisikan jangan pernah berharap kualitas Siswa optimal, seyogianya pendidikan bukan lah arena politik bagi kelompok politukus, tapi milik dan hak rakyat,”
Pimpinan Majelis Pendidikan Daerah Kabupaten Aceh Jaya, Syarifuddin Raden melalui Sekretariatnya Kusoimi,SPd, mengharapkan ,agar ranah pendidikan, tidak di penggunakan sebagai tameng politik oleh kelompok-kelompok demi menonjolkan diri dalam mencapai jabatan tertentu, guna menghindari kegagalan pencapaian mutu pendidikan yang baik kedepan.
Ungkapan tersebut di sampaikan Sekretaris MPD setempat Kusoimi ,kepada wartawan siang tadi di ruang kerjanya di kota Calang Kabupaten Aceh jaya.
Menurut Kusoimi, selama ini sektor pendidikan terkesan di obok-obok oleh pihak-pihak tertentu, dengan maksud merekrut suara atau harapan tertentu untuk pribadi dan kelompok –kelompok tertentu, sehingga bentuk interfensi kerab membaringi aktifitas pendidikan diKabupaten yang baru berumur 9 tahun itu.
Salah satu bukti campur tangan politik oleh pihak –pihak tertentu, seperti pemindahan guru yang telah di tetapkan oleh Dinas Pendidikan, ke tempat lain dengan alasan secara tidak masuk akal, akibatnya sejumlah sekolah nyaris kekurangan tenaga pengajar.
“ bila ketentuan yang telah di tetapkan dinas dengan segenap pertimbangan, lalu di cuwekin, lantas bagaimana dengan nasib sekolah setempat,” kata Kusoimi dengan nada setengah bertanya.
Secara terpisah kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan olah Raga (kadisdikpora) Kabupaten Aceh jaya Drs. Ismail Ibrahim, melalui sekretarisnya Fachruddin,Spd, yang di hubungi wartawan kamis 14/04/2011 di ruang kerjanya, mengakui kalau kondisi pemerataan guru di wilayah tersebut saat ini benar masih tertumpuk di dua wilayah, yakni Keccamatan tenom dan Kecamatan jaya.
Namun terkait dengan isu di politisikan ranah pendidikan tersebut oleh sejumlah oknum-oknum politikus di wilayah tersebut, Fachruddin enggan menjawabnya,” benar guru masih tertumpuk di dua kecamatan itu ,barang kali akibat banyaknya jumlah sekolah diwilayah tersebut," kata Fachruddin menjawab pertanyaan wartawan sore tadi. (**)
Komentar