Pesan Rakyat-Aceh jaya, Sedikitnya 9 unit Rumah Di Gampong Sabet Kecamatan Jaya Kabupaten Aceh Jaya, pagi tadi sekitar Jam 05.30 wib, rata dengan tanah setelah di lalap Sijago merah dan Sembilan lainnya rusah ringan, dalam musibah tersebut tidak ada korban jiwa ,namun kerugian di perkirakan capai Rp 1,7 milyar dan 13 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal, ke 13KK korban Kebakaran tersebut kini terpaksa diungsikan ke Meunasah Gampong setempat.
Kebakaran terbesar yang melanda Gampong Sabet dalam kurun waktu 20 tahun terakhir ini, sumber api di duga berasal dari aliran arus Listrik di salah satu wayer di rumah milik M. Yahya (50) serta lambannya bantuan petugas pemadam kebakaran di wilayah tersebut.
Sehingga Sembilan unit rumah berkontruksi kayu yang berlokasi sama musnah di lalap si jago merah hingga tak tersisa.
Api berasal dari wayer listrik selanjutnya menyambar ke atap dapur Rumah M.Yahya hingga menghaguskan delapan rumah tetangga lainnya, meskipun warga telah berupaya melerai, namun ratusan tenaga warga yang di kerahkan untuk memadamkan api ternyata sia-sia.
Meluasnya api hingga menelan 9 unit rumah warga Gampong Sabet itu,di sinyalir akibat lambatnya bantuan Petugas Pemadam Kebakaran yang berposko di Kecamatan Jaya.
Ironisnya, satu unit mobil pemadam kebakaran yang di kerahkan kelokasi , saat berupaya menolong ternyata tanki dalamkondisi Kosong.
Sementara pihak petugas pemadamkebakaran yang di sebut-sebut tidak siap itu, tidak berhasil di hubungi waratwan hingga berita ini di turunkan.
Kechik Gampong Sabet, M.Nazir, yang di konfirmasi wartawan disela-sela kunjungan wakil Bupati Zamzami A.Rani.S.Sos dan ketua Dewan Perwkilan Rakyat Kabupaten Aceh Jaya H. Ahmad Hasan malam tadi .
Mengatakan, pihaknya selaku Geuhik Gampong tersebut, telah meloporkan perihal ini kepda atasanya, sejak pagi tadi, dan seluruh Korban telah di evakuasikan ke Meunasah setempat, guna mennunggu bantuan dari berbagi elemen dalam rangka tanggap darurat.
Setelah masa tanggap darurat usai, korban baru di izinkan untuk di tampung ke tempat saudara masing-masing,” semua korban kini kita tempatkan di meunasah, agar mendapat bantuan semua, bila masa tanggap darurat ini telah berakhir, bila korban mau menumpang di rumah saudara kita izinkan,” kata Nazir.
Selain itu Geuchik Nazir Berharap, kepada semua elemen yang ada hendaknya mau berpatisipasi dalam rangka merinankan beban saudara –saudara kita yang mengalami musibah tersebut, dengan cara memberikan bantuan berupa apa saja, seperti, sembako, pakaian, maupun berupa uang, untuk menyalurkan bantuan pihaknya telah membuka posko di kantor Desa Gampong Sabet (Lokasi Pengungsi) sejak pagi tadi ,“kita berharap partisipasi semua elemen ada ,” timpal Nazir.
Harapan serupa juga di sampaikan Kepala dinas Sosial tenaga kerja Mobilitas penduduk Kabupaten Aceh Jaya, Azhar.SPd, usai menyerahkan bantuan tanggap darurat kepada korban Kebakaran tersebut di Lokasi Penampungan di Meunasah Ggampong Sabet malam tadi.
Berupara, beras, Telur,mie Instant, tikar, Kain sarung, tenda serta sejumlah uang yang di serahkan langsung kepada Korban Masing-masing sebesar Rp 2 juta rupiah per Kepala Keluarga, sekaligus membuka dua daput umum di titik penampungan yang di dukung sedikitnya 12 personil Tim Tanggap darurat bencana (Tagana) ke yang di tempatkan selama masa tanggap darurat berlangsung.
“ bantuan yang kita salurkan ini hanya untuk mengatisipasi tanggap darurat kepada korban musibah, semoga pihak-pihak lain ,kita harapkan juga turut berpartisipasi membantu korban ini,” ujar Azhar .
Wabup Janjikan Rumah Hunian Sementara Dan Permanen Untuk Korban
Sementara Wakil Bupati Kabupaten Aceh Jaya Zamzami .A Rani.S.Sos, kepada waratwan malam tadi, berjanji akan memberikan rumah Hunian Sementara dan membangun Rumah Permanen kepada 13 Kepala Keluarga yang mengalami Musibah kebakaran Di Gampong Sabet Kecamatan Jaya Kabupaten Aceh jaya.
“ kepada 13 KK Korban Kebakaran Akan Kita berikan Rumah Hunian Sementara dan pembangunan Rumah permanen, “ kata Zamzami, kepada Wartawan .
Namun Wabup tidak menyebutkan asal sumber dana yang akan membiayai pembangunan ke 13 unit rumah kepada korban tersebut, “kita akan minta bantuan dari mana saja nanti,” jawab Zamzami, sembari meninggalkan lokasi pengungsian Korban Kebaran malam tadi.(**)

Komentar